UMKM KEREN: MAK EHA, UMUR MENDEKATI 100 TAHUN, PRESIDEN RI PUN MAMPIR DI WARUNGNYA
Mak Eha adalah bukti hidup bahwa umur hanyalah angka, sementara warung adalah takdir. Di usia yang sudah mendekati 93–94 tahun, beliau masih setia menjaga warungnya di Pasar Cihapit dengan energi yang bikin anak muda mikir ulang soal alasan capek. Saat orang seusianya mungkin sudah fokus istirahat, Mak Eha justru fokus memastikan nasi hangat, lauk siap, dan pembeli pulang dengan perut bahagia. Kalau ada yang tanya rahasia panjang umur, jawabannya sederhana: Ibadah dan sibuk jualan, jangan kebanyakan rebahan.
Kepopuleran Mak Eha bahkan sampai ke Istana. Saat Presiden Joko Widodo berkunjung ke Pasar Cihapit dan menyapa langsung Mak Eha, suasana langsung gempar. Presiden senyum, Mak Eha tenang – seolah mau bilang, “Nak, saya sudah jualan sejak zaman Belanda.” Para pedagang lain bangga, pembeli makin yakin, dan warung Mak Eha resmi naik status: bukan sekadar warung legendaris, tapi warung yang disahkan negara.
Yang paling lucu, setelah disapa Presiden, Mak Eha tetap sama saja. Tidak pasang spanduk “Pernah Disalami Presiden”, tidak menaikkan harga, apalagi minta foto ulang. Baginya, yang penting bukan viral atau protokoler, tapi jualan laku dan pelanggan kenyang. Di Cihapit, Mak Eha bukan cuma pedagang tertua—beliau adalah legenda hidup yang membuktikan bahwa selama masih bisa senyum dan mengaduk lauk, warung harus tetap buka.
TIM










