THE MARKETING GHOIB
Chapter 2
Menghadapi masa Pagebluk bernama Covid. Light PHK hampir dilakukan semua Owner. Thus, tanpa gaji, apalagi pesangon & THR. Haruskah kita bentangkan banner bertuliskan: Disini, kuburan masal karir para hotelier? Tidak. Saat ini mereka hanya dihadapkan pada 3 faktor kerasnya hidup:
1. Psikologis : panik, takut, cemas, kesepian, tertekan
2. Fisiologis : sakit, lapar, haus, lelah
3. Lingkungan : ODP, PDP, PSBB, Lockdown
Hotelier tetap bertahan hidup secara alamiah karena natur bisnisnya memang seperti itu. Mereka mafhum bahwa hidup haruslah:
1. Tetap bersemangat
2. Memiliki Kesiapan diri
3. Memiliki Kartu ATM dg dana yg cukup utk survival 6 bulan kedepan (hanya hotelier sejati, hehe)
Dengan itulah mereka selalu siap untuk melakukan STOPA.
Konsep pertahanan diri yang dilakukan RAMBO di tengah hutan belantara: Stop and seating, Thinking, Observing, Planning. Action.
Bagi saya, hotelier itu laksana RAMBO GHOIB: Kerjanya menyenangkan orang yang sudah senang, walau dirinya kadang terkapar. Berseragam gagah dan cantik, walau gaji hanya sebatas UMK. Bersenyum lembut nan santun, namun tegar dlm menghadapi kerasnya kehidupan.
Tapi GM nya kan tdk seperti itu, Pak?
Beda, kalau dia, Komandannya Rambo, Mas !
TIM










