STIAMI GOES GLOBAL TO MALAYSIA (09)
ISTANA NEGARA
Melihat dari dekat Istana Negara Malaysia merupakan agenda pertama dari hampir semua wisatawan yang datang berombongan (group). Venue ini memiliki arti yang khas seolah belum menginjakkan Malaysia sebelum berfoto di depan istana ataupun bercanda dengan seorang bintara kavaleri penjaga pintu gerbang yang berada diatas punggung kudanya.
Sejarahnya, Istana Negara Malaysia memiliki dua lokasi bersejarah: yang pertama di Jalan Istana (dibangun 1928 sebagai rumah jutawan, jadi istana 1957) dan yang kedua adalah kompleks megah di Jalan Duta (mulai dipakai 2011) yang menjadi kediaman resmi Yang di-pertuan Agong saat ini, menggantikan istana lama karena keterbatasan fungsi dan ruang untuk acara kenegaraan modern, memadukan arsitektur Melayu, Islam, dan modern sebagai simbol kedaulatan.
Lebih detail lagi referensi perihal istana negara ini didapat sebagai berikut:
Istana Negara Lama (Jalan Istana)
Awal Mula: Dibangun tahun 1928 sebagai kediaman seorang jutawan Tiongkok, Chan Wing, lalu menjadi kediaman Pesuruhjaya Tinggi Inggris.
Perubahan Fungsi: Setelah kemerdekaan pada 1957, diubah menjadi Istana Negara pertama untuk menyambut era baru Malaysia merdeka, menjadi kediaman resmi Raja pertama.
Fungsi: Digunakan hingga tahun 2011 sebelum pindah ke lokasi baru.
Istana Negara Baru (Jalan Duta/Jalan Tuanku Abdul Halim)
Pembangunan: Dibangun untuk menggantikan istana lama yang sudah tidak memadai untuk acara resmi kerajaan yang semakin besar.
Peresmian: Mulai beroperasi resmi pada 15 November 2011, dengan upacara kenegaraan pertama pada masa pemerintahan Raja ke-13, Tuanku Mizan Zainal Abidin.
Arsitektur & Fasilitas: Kompleks yang lebih luas, menggabungkan gaya tradisional Melayu, Islam, dan modern, dilengkapi 22 kubah, dan dirancang untuk berbagai acara resmi dan kenegaraan.
Simbolisme: Kedua istana ini melambangkan kesinambungan monarki konstitusional Malaysia, dengan istana baru mencerminkan perkembangan dan kemegahan negara.
TIM










