SERIAL MARKETING: GHOSTING
“Pak, apakah dalam marketing juga mengenal konsep GHOSTING?”
Ghosting merupakan kata paling trending hari ini. Makna leksikalnya adalah BERBAYANG. Namun, para netizen berhasil membuat terminologi baru yang dimasukkan dalam bahasa gaul.
Mereka sepakat bahwa ghosting adalah keadaan dimana orang yang ditaksir tiba-tiba menghilang begitu saja tanpa penjelasan. Padahal sebelum-sebelumnya sering berkomunikasi baik lewat WA, IG, FB, Twiter dan semua akses internet.
Dalam dunia Marketing, bisa saja diciptakan konsep ghosting dengan mudah untuk produk Anda. Katakanlah Anda punya Coffee Martabak di sebuah kota kecil. Schedule Anda fix: Buka setiap hari pukul 18.00 sampai 23.00.
Lima tahun Anda berdagang, hingga nama Andapun terkenal sampai negeri “sunny island, set in the sea” alias Singapura. Tiba-tiba, Anda tutup Coffee tersebut selama beberapa bulan.
Pertanyaannya: Akankah Anda melakukan usaha market recovery secara radikal pada waktu Coffee Martabak Anda dibuka kembali?
Jawabnya, tidak perlu!
Loyal customer Anda akan kembali dengan sendirinya dan merasa bahagia atas kehadiran Anda di tengah-tengah mereka.
Dengan catatan: Begitu Coffee Martabak dibuka kembali, jangan sekali-kali Anda menempatkan Coffee Manager baru. Big Problem!
TIM










