SERIAL HOTELIER: 10 TAHUN BEKERJA, DIPENGGAL BEGITU SAJA!
“Pak, saya selama 10thn lebih mengabdikan diri di perusahaan. Saya dipenggal dan ditinggal begitu saja karena alasan efisiensi. Lantas, Direktur merekrut semua keluarganya dan sampai saat ini saya tetap hormat pada Merah-Putih walau saya masih nganggur.”
Mas, risiko bekerja di swasta murni, ya seperti itu. Anda mengabdi 10 tahun, dipenggal dan ditinggal begitu saja. Owner mah bebas. Tidak seperti pembaca yang baperan.
Perihal menghormat dan membela Merah-Putih itu adalah kewajiban kita sebagai anak negeri.
Sewaktu menghadapi permasalahan seperti Anda, saya mundur. Tidak perlu sampai terjadinya konflik horizontal dengan mereka. Saya melihat gelagat Owner seperti itu, langsung lapor ke Direktur Hotel untuk mundur. Itu saya lakukan dua kali di hotel yang berbeda selama saya berkarir di Divisi Hotel yangg memanage hotel swasta.
Beda dengan rumus di BUMN: Anda harus bergantung minimum 2 level diatas komunitas pimpinan Anda. Semisal Anda GM di BUMN. Satu level di atas Anda adalah satu Direktur, Komisaris dan Pemegang Saham. Satu level diatasnya lagi adalah Kementerian BUMN. Di level inilah Anda bermain. Lebih ampuh lagi kalau Anda punya akses dg Istana. Anda sudah pegang 4 kartu AS dan 2 kartu JOKER. Itu yang saya sebut GM rasa anak Presiden.
TIM










