PROFILE: YOSEPH
Saya mengenalnya sewaktu saya merekrut dia sebagai Front Officer yang dikirim ke event dunia FIFA QATAR tahun 2022. Tiga tahun kemudian, dia apply di GM CLASS saya dan mengambil dua matakuliah saya: Cost Analysis dan Feasibility Study & Strategic of Business in Tourism. Keren, keduanya lulus dengan nilai A.
Setelah UAS, ia kontak saya, “Pak, saya mohon arahan Bapak kalau saya mau meningkatkan kualitas untuk bekerja di LN (luar negeri) lagi. Bahkan, ia sempat menemui saya untuk berdiskusi plus minus-nya melepas pekerjaan yang sekarang sudah di level managerial.
“Go! kabur aja dulu. Tapi ingat, kau harus kembali suatu saat untuk membangun kampung halamanmu.”
Sambil mensitir kalimat John F. Kenedy, saya berpesan jangan bertanya kepada Presiden apa yang negara bisa berikan untukmu. Tapi, tanamkan pola di benakmu apa yang bisa kamu berikan kepada negaramu. Dan pastikan, Presiden melihat itu.
Itu baru keren. Kamu harus lebih besar dari saya, Mas.
Bismillah, semoga Allah memberkahimu.
Aamiin yra.
Bulan Agustus 2025 merupakan bulan kemerdekaan baginya untuk merdeka memilih keputusannya. Dan, ia pun sudah berada di hotel bergengsi dunia: St. Regist – Muscat, Oman.
Foto ini dia ambil khusus memenuhi permintaan saya: begitu incharge, langsung foto dengan uniform kerja dan kirim ke saya. Yakin, suatu saat, Presiden akan melihat ini. Jangan ragu, karena dia adalah orang yang menulis kisah ini.
Hehehe.










