NOAM CHOMSKY
Panggil saja dia NOAM. Saya sempat mendengar langsung dari ayahnya perihal nama yang disematkannya pada puteranya itu. Prof. Supriyono, begitu nama dosen Sastera Inggris saya yang benar-benar terpengaruh oleh pemikiran besar seorang Saterawan Modern dan Linguish Revolutioner bernama NOAM CHOMSKY. Hingga puteranya pun diberi nama NOAM.
Beliau adalah dosen favorit saya di bidang WRITING yang menghantarkan saya menjadi seorang colomnist di Bali Post. Kadang Beliau mengomentari tulisan saya yang terbit di koran harian tersebut. Tetapi, begitu mengijak pada Matakuliah Analisis yang berbasis pada Grand Teori Noam Chomsky, ceritanya berbeda.
Pada waktu itu, saya menjadi mahasiswa yang tergolong anti Noam Chomsky. Bukan berarti saya berani menantang teorinya, tapi saya memang geblek gak nyambung sama sekali dengan teori-teori derivative seorang Noam Comsky. Bagi para mahasiswa Sastera Inggris pasti mafhum: Ini mah level Desertasi, bukan Skripsi !!










