Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira
Berita  

PEMECATAN PEGAWAI

SERIAL HOTELIER

PEMECATAN PEGAWAI

“Pak, mengapa banyak hotel merubah formasi pegawai, memecati pegawai lama tanpa pesangon dan mengangkat pegawai baru dari kaum Milenial?”

Diwaktu Pandemi Covid-19, masa yang benar-benar menunjukkan warna asli dari siapa Owner dan pengurus perseroan (PT): para Direksi dan Komisaris. Jangan berfikir bahwa kebijakan itu dibuat oleh GM. Dia hanya seorang pegawai. DNA-Babu juga.

Dalam klausul perseroan, ada Pemegang Saham (Owner), Dewan Komisaris dan Dewan Direksi. Komisaris bertugas meluruskan dan mensupervisi Direksi. Direksi membentuk satu set manajemen untuk menggerakkan roda manajerial hotel dan mengangkat pemimpin manajerial yang dilabeli GM atau HM.

Manajerial hotel bisa saja di-outsourcing-kan dan bisa juga dikerjasamakan dengan Operator Hotel. Atau, langsung dijadikan pegawai organik dalam perusahaan.

Selama musim pandemi itu, perusahaan tidak ada pemasukan. Celakanya, yang timbul hanyalah pengeluaran melulu. Mulai bayar gaji dan biaya operasional hotel, hingga kewajiban bayar hutang kepada bank tiap bulannya. Thus, para vendor yang belum terbayar.

Penyelesaiannya seperti meluruskan benang ruwet. Atas persetujuan Komisaris dan Owner, Direktur tidak mau pusing: dibuang saja benang ruwet itu dan cari benang baru walau agak tipis ukurannya. Dan, merasa tak berdosa.

Uniknya, perihal ini tetap berjalan walaupun pandeminya telah berlalu.

TIM