Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira
Berita  

Pangandaran: Di Ujung Laut Selatan, Waktu Belajar Berjalan Lebih Pelan

Catatan Perjalanan 02

Pangandaran: Di Ujung Laut Selatan, Waktu Belajar Berjalan Lebih Pelan

 

Cagar Alam Pananjung, misalnya, menghadirkan wajah lain Pangandaran yang kontras dengan keramaian pantai. Memasuki kawasan ini, suasana berubah drastis. Jalur hutan tropis terbentang dengan pepohonan rindang yang menutup cahaya matahari, menciptakan udara yang sejuk dan lembap. Langkah kaki wisatawan menyusuri jalan setapak terasa lebih pelan, seolah diajak menyesuaikan diri dengan ritme alam. Rusa, monyet, dan berbagai satwa liar hidup bebas di habitat aslinya, menjadikan perjalanan ini bukan sekadar wisata, melainkan juga pengalaman edukatif tentang ekosistem dan keanekaragaman hayati.

Di beberapa titik, hutan tropis itu bertemu langsung dengan laut. Tebing-tebing karang menjulang tinggi, membuka pandangan ke arah samudra yang luas dan biru. Dari ketinggian, gelombang laut tampak kecil namun tak henti bergerak, menghadirkan pemandangan yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menyentuh kesadaran. Di ruang inilah banyak pengunjung memilih berhenti sejenak, bukan untuk berfoto semata, melainkan untuk merenung tentang hubungan manusia dan alam, tentang keseimbangan yang indah namun rapuh, dan tentang tanggung jawab untuk menjaga warisan ini.