Nasib Pariwisata di Tengah Lonjakan Harga Tiket Pesawat: Local Tourism Jadi Strategi dan Peluang Baru
Oleh Dr. Dirk Sandarupa
Makassar — Lonjakan harga tiket pesawat yang terjadi belakangan ini menjadi tantangan serius bagi industri pariwisata, khususnya dalam mendorong mobilitas wisatawan antar daerah. Isu ini menjadi perbincangan utama dalam program siaran Makassar Menyapa Pagi di RRI Pro 1 Makassar, Rabu (8/4/2026).
Dipandu oleh host yang komunikatif dan berpengalaman, Arfan Yusri, dialog ini menghadirkan Kepala Dinas Pariwisata Maros, H. Suwardi Sawedi, S.E., M.Si, serta akademisi pariwisata Universitas Hasanuddin, Dr. Dirk Sandarupa, M.Hum.
Menurut H. Suwardi Sawedi, kenaikan harga tiket pesawat berdampak langsung pada penurunan mobilitas wisatawan, khususnya wisatawan domestik.
> “Kita harus realistis bahwa kondisi ini mempengaruhi minat bepergian. Namun di sisi lain, ini menjadi momentum untuk memperkuat pariwisata lokal yang selama ini belum dimaksimalkan,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya penguatan destinasi lokal, peningkatan kualitas layanan, serta promosi berbasis kedekatan wilayah sebagai strategi adaptif.
Sementara itu, Dr. Dirk Sandarupa, M.Hum menegaskan bahwa local tourism bukan hanya solusi sementara, tetapi juga peluang strategis jangka panjang.
> “Local tourism adalah kunci. Ketika mobilitas jarak jauh menjadi mahal, maka wisata berbasis lokal harus dihidupkan. Ini bukan sekadar alternatif, tetapi bisa menjadi kekuatan utama dalam membangun pariwisata berkelanjutan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dr. Dirk menambahkan bahwa tantangan ini juga harus direspon dengan diversifikasi moda transportasi yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga memperhatikan aspek *keamanan (safety)*.
> “Diversifikasi transportasi harus menjadi perhatian serius. Tidak cukup hanya menyediakan alternatif, tetapi harus dipastikan aspek keselamatan dan kenyamanannya. Selain itu, aksesibilitas infrastruktur menuju destinasi wisata juga harus diperkuat agar wisatawan tetap mudah menjangkau lokasi,” tegasnya.
Menurutnya, pengembangan konektivitas darat dan laut, termasuk integrasi antar moda transportasi, menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan sektor pariwisata di tengah tekanan biaya perjalanan udara.
Diskusi ini menunjukkan bahwa krisis dapat menjadi momentum untuk melakukan transformasi. Dengan mengoptimalkan pariwisata lokal, memperbaiki aksesibilitas, serta memastikan keamanan transportasi, sektor pariwisata dapat tetap tumbuh secara adaptif dan berkelanjutan.
=======-
Tourism Amid Rising Airfare: Local Tourism and Transport Diversification as Strategic Solutions
By Dr. Dirk Sandarupa
Makassar — The recent surge in airfare prices has become a serious challenge for the tourism industry, particularly in terms of inter-regional travel mobility. This issue was highlighted in the Makassar Menyapa Pagi program on RRI Pro 1 Makassar, Wednesday (April 8, 2026).
Hosted by the experienced and engaging Arfan Yusri, the discussion featured the Head of the Maros Tourism Office, H. Suwardi Sawedi, S.E., M.Si, and tourism academic from Hasanuddin University, Dr. Dirk Sandarupa, M.Hum.
H. Suwardi Sawedi stated that rising airfare significantly affects tourist mobility, especially domestic travelers.
> “We must acknowledge that this situation impacts travel interest. However, it also presents an opportunity to strengthen local tourism, which has not been fully optimized,” he explained.
Meanwhile, Dr. Dirk Sandarupa emphasized that local tourism is not just a short-term solution but a long-term strategic opportunity.
> “Local tourism is the key. When long-distance travel becomes expensive, local-based tourism must be activated. This is not merely an alternative but a core strength for sustainable tourism development,” he stated.
He further highlighted the importance of transportation diversification, ensuring not only affordability but also *safety standards*.
> “Transportation diversification must be taken seriously. It is not enough to provide alternatives—we must ensure safety and comfort. In addition, infrastructure accessibility to tourist destinations must be strengthened so that destinations remain reachable,” he emphasized.
According to him, improving land and sea connectivity, along with integrated transport systems, is essential to maintaining tourism sustainability amid rising travel costs.
This discussion demonstrates that challenges can become opportunities for transformation. By strengthening local tourism, improving accessibility, and ensuring transport safety, the tourism sector can continue to grow adaptively and sustainably.










