Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira
Berita  

MARKETING GHOIB: Chapter #04

Serial Marketing Ghoib

MARKETING GHOIB
Chapter 4

Tahun 2013, saya dipersonan-gratakan sebagai GM hotel bintang 5, menjadi TIME KEEPER di kantor Pusat tanpa kejelasan. Begitulah political office di BUMN dan anak-cucunya.

Tersebutlah seorang Cashier, Badu namanya. Ia bertanya sopan, “Bang, kenapa Abang tdk resign diperlakukan seperti ini. Dari GM menjadi Time Keeper?” Saya jawab lirih: Mas, enak mana jadi Jenderal gaji Kopral, atau jadi Kopral gaji Jenderal?

Badu membelalak: ya, enak Kopral, gaji Jenderal. “Ya, itulah saya. Kerjaan Time Keeper bergaji Jenderal, bkn salah saya, kan?” jawab saya.

“Kalau gitu, ajak saya jadi Time Keeper, ya Bang?”
Ya, jadi GM dulu, baru jadi Time Keeper. Ini anomali jabatan. Nikmati saja. Dan sayapun bangga karena saya pencetak sejarah.
Hehe

Badu, ingat pesan Abang:
Bila kau diinjak pimpinanmu, tunjukkan klo kau lebih tegar dari yg ia pikirkan.
Jika kau didzolimin pimpinanmu, doakan agar matahatinya dibuka oleh Allah.
Dan jika kau akan dibunuh pimpinanmu, cabut senjata, tembak kepalanya 2 peluru agar dia tidak merasakan sakit.

“Sadis amat?” tanya Badu bengong.
Badu, Ini yang namanya TO KILL or TO BE KILLED. Tentunya bkn fisiknya yg dibunuh, tapi karakternya. Mungkin bkn karakternya, tapi jabatannya.