Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira
Berita  

MARKETING DALAM KEGELAPAN #01/02

SERIAL MARKETING

MARKETING DALAM KEGELAPAN #01/02
Bagi Hotel Marketer, penentuan target Revenue yang harus dihadapi normalnya adalah sederetan angka yang diasumsikan oleh Account & Financial Manager (AFM), sebab AFM seolah didesign untuk membuat peta keuangan global atas hotel tersebut.

Angka-angka yang disodorkan kepada Sales & Marketing Manager (SMM) seolah sudah fix dan sulit untuk diubah lantaran GM dan Direktur lebih cenderung mengimplementasikan angka-angka tersebut.

Saat ini, GM dan Direktur sangat ketergantungan pada asumsi angka yang dibangun oleh SMM. Dampak riilnya adalah AFM justru harus mampu mengola Revenue dengan baik. Tentunya, nilai buku yang minus pun sudah tidak menjadi ancaman psikologi baginya, sebab owner sudah berkomitmen untuk membuka hotelnya dengan segala risiko keuangan yang akan dihadapi.

Hal yang bisa menyelamatkan operasional hotel saat ini adalah cash-flow. Selama ada income untuk melunasi kewajiban basic dalam operasional, hotel pasti mampu bangkit dari keterpurukan. Jika tidak, ya, kerugian secara pembukuan semakin panjang. Maknanya, Departemen Sales & Marketing yang menjadi garda terdepan harus mampu meyakinkan dan merealisasikan bahwa angka yang ia bangun adalah angka rialistik dan dapat dicapai.

TIM