Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira
Berita  

Mahasiswa Pariwisata Unhas Gelar Study Tour dan Pengabdian Masyarakat di Kampung Untia Bahari

Program Pendidikan

Mahasiswa Pariwisata Unhas Gelar Study Tour dan Pengabdian Masyarakat di Kampung Untia Bahari

Oleh Dr. Dirk Sandarupa

 

Makassar — Mahasiswa Program Studi Pariwisata Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin angkatan 2024 melaksanakan kegiatan Study Tour dan Pengabdian kepada Masyarakat di Kampung Untia Bahari serta Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar.

Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Wawasan Pariwisata Bahari dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir”, yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat lokal dalam mengembangkan potensi wisata berbasis kearifan lokal, ekowisata, serta ekonomi kreatif.

Berdasarkan surat resmi dari Kelurahan Untia tertanggal 7 April 2026, kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh nelayan, tokoh perempuan, hingga pengurus koperasi dan lembaga kemasyarakatan. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antara akademisi dan masyarakat pesisir.

Kegiatan ini dipandu oleh Dr. Dirk Sandarupa, M.Hum., MCE yang menekankan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya berorientasi pada destinasi, tetapi juga harus memperhatikan aspek keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat.

> “Pariwisata hari ini harus berbasis inovasi dan keberlanjutan. Bukan hanya menjual destinasi, tetapi membangun ekosistem yang hidup—mulai dari budaya, lingkungan, hingga ekonomi masyarakat lokal,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Rahma Hidayati Maharuddin, S.Pi., M.Si turut memberikan penguatan materi terkait potensi pesisir dan pendekatan ilmiah dalam pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan.

Dalam implementasinya, mahasiswa dibagi menjadi dua kelompok dengan fokus tematik berbeda:

Kelas A: Pariwisata Berkelanjutan

Mahasiswa mempresentasikan gagasan pengembangan desa wisata berbasis lingkungan, seperti:

* Pengelolaan sampah berbasis komunitas
* Edukasi ekowisata mangrove
* Penguatan identitas budaya pesisir
* Sistem wisata berbasis konservasi

Kelas B: Pariwisata Gastronomi

Mahasiswa mengangkat potensi kuliner lokal sebagai daya tarik wisata, dengan ide:

* Branding makanan khas pesisir
* Pengemasan produk kuliner berbasis storytelling
* Pengembangan paket wisata kuliner
* Kolaborasi UMKM dengan sektor pariwisata

Kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi, sharing knowledge, serta interaksi langsung dengan masyarakat sebagai bentuk pembelajaran kontekstual.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar secara akademik, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pengembangan desa wisata yang inklusif dan berkelanjutan.

 

=======-

Hasanuddin University Tourism Students Conduct Study Tour and Community Engagement in Untia Coastal Village*

By Dr. Dirk Sandarupa

 

Makassar — Tourism students of the Faculty of Cultural Sciences, Hasanuddin University (Class of 2024) conducted a Study Tour and Community Engagement Program in Untia Coastal Village and the Makassar Maritime Polytechnic (PIP).

The program carried the theme “Strengthening Marine Tourism Insights and Empowering Coastal Communities”, aiming to enhance local community capacity in developing tourism potential based on local wisdom, ecotourism, and the creative economy.

Based on an official invitation issued by the Untia Village Office on April 7, 2026, the activity involved various stakeholders, including neighborhood leaders, community figures, fishermen representatives, women leaders, and cooperative members. This collaboration reflects a strategic effort to build synergy between academia and coastal communities.

The program was guided by Dr. Dirk Sandarupa, M.Hum., MCE, who emphasized that tourism development must go beyond destination promotion.

> “Tourism today must be innovative and sustainable. It is not only about selling destinations, but about building a living ecosystem—culture, environment, and local economy,” he stated.

Rahma Hidayati Maharuddin, S.Pi., M.Si also contributed by strengthening scientific perspectives on sustainable coastal resource management.

Students were divided into two thematic groups:

Class A: Sustainable Tourism

Students presented ideas such as:

* Community-based waste management
* Mangrove ecotourism education
* Strengthening coastal cultural identity
* Conservation-based tourism systems

Class B: Gastronomy Tourism

Students explored local culinary potential through:

* Branding coastal traditional foods
* Culinary storytelling and packaging
* Developing food tourism packages
* Collaboration between SMEs and tourism sector

The program also included discussion sessions, knowledge sharing, and direct interaction with the local community, providing students with real-world learning experiences.

Through this initiative, students not only gain academic insights but also contribute actively to building inclusive and sustainable tourism villages.