Mahasiswa Pariwisata Unhas dan Pigi Trip Dorong Digitalisasi Desa Wisata Nepo di Kabupaten Barru
Oleh Rifal Saputra
Barru, Sulawesi Selatan– Mahasiswa Program Studi S1 Pariwisata Universitas Hasanuddin (Unhas) yang tergabung dalam Kelompok 3 melaksanakan kegiatan observasi lapangan di Desa Nepo, Kecamatan Balocci, Kabupaten Barru. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Mata Kuliah Pariwisata Digital yang diampu oleh Dr. Dirk Rukka Sandarupa, dengan tujuan menerapkan konsep, strategi, dan teknologi digital dalam pengembangan serta pemasaran destinasi wisata.
Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi strategis dengan sebagai mitra pendamping dalam penerapan ekosistem pariwisata berbasis teknologi. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengimplementasikan secara langsung teori yang diperoleh di ruang kelas ke dalam praktik pengembangan destinasi wisata berbasis digital.
Desa Nepo memiliki potensi wisata yang sangat menjanjikan. Lanskap perbukitan yang hijau, aliran sungai yang jernih, serta kearifan lokal masyarakat yang masih terpelihara menjadi daya tarik utama yang berpotensi dikembangkan sebagai destinasi desa wisata unggulan. Potensi tersebut tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga didukung oleh peluang pengembangan promosi melalui teknologi digital.
Fokus utama kegiatan ini adalah membantu pemerintah dan masyarakat desa dalam mempromosikan serta mendaftarkan Desa Wisata Nepo ke dalam aplikasi Pigi Trip. Dengan hadirnya Desa Nepo dalam platform digital tersebut, wisatawan dapat dengan mudah memperoleh informasi destinasi, melihat berbagai daya tarik wisata, hingga melakukan pemesanan kunjungan secara daring.
Selain proses digitalisasi destinasi, tim mahasiswa juga melakukan pemetaan daya tarik wisata, analisis kesiapan digital wilayah, serta pengumpulan konten visual dan naratif yang akan digunakan untuk memperkuat profil Desa Nepo dalam platform digital. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik destinasi sekaligus memperluas jangkauan promosi kepada wisatawan dari berbagai daerah.
Kegiatan observasi ini memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:
1. Mengidentifikasi dan memetakan potensi wisata alam, budaya, dan sosial masyarakat Desa Nepo.
2. Membantu publikasi profil dan paket wisata desa melalui platform digital Pigi Trip.
3. Menganalisis kesiapan teknologi dan infrastruktur digital yang mendukung pengembangan pariwisata.
4. Merancang strategi pemasaran digital yang efektif dan tepat sasaran.
5. Memberdayakan masyarakat melalui peningkatan pemahaman mengenai pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan destinasi wisata.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi S1 Pariwisata Universitas Hasanuddin yang terdiri atas, A. Muh. Aydin Affan Putera Vermad, Ayulia Lestari, Bryan Rifhaldi Arfah, Emha Dihan, Husnul Khatimah, Jovana Angiline Cameron E, Maria Fransisca Veni Wijaya, Muh. Ikram Al Rasyid,Novia Maria Dorkas, Rifal Saputra, Sovia Salza Bila, Ulan Sari
Melalui kegiatan ini, tim mahasiswa berhasil menyusun profil lengkap Desa Wisata Nepo, mengumpulkan materi promosi, serta membantu proses publikasi destinasi ke dalam sistem aplikasi Pigi Trip. Kini informasi mengenai potensi wisata, aktivitas wisatawan, serta fasilitas yang tersedia dapat diakses secara mudah dan terstruktur melalui perangkat digital.
Integrasi Desa Nepo ke dalam platform digital menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan promosi destinasi. Kehadiran desa wisata di ruang digital diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, membuka peluang pasar yang lebih luas, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat secara berkelanjutan.
Menurut Dr. Dirk Rukka Sandarupa, S.S., M.Hum., kegiatan ini merupakan bentuk nyata penerapan pembelajaran berbasis praktik yang menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan masyarakat. Melalui pendekatan digital, mahasiswa tidak hanya belajar memahami teori pariwisata, tetapi juga berkontribusi langsung dalam memperkuat daya saing destinasi wisata lokal di era transformasi digital.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Program Studi Pariwisata Universitas Hasanuddin dalam menghasilkan inovasi dan solusi bagi pengembangan pariwisata berkelanjutan. Pariwisata masa kini tidak hanya berbicara tentang keindahan destinasi, tetapi juga tentang bagaimana destinasi tersebut dapat dikemas, dipromosikan, dan diakses secara efektif melalui pemanfaatan teknologi digital.
=======-
Hasanuddin University Tourism Students and Pigi Trip Promote the Digitalization of Nepo Tourism Village in Barru Regency
by Dirk Sandarupa
Barru, South Sulawesi – Students of the Undergraduate Tourism Study Program at Hasanuddin University (Unhas), grouped as Team 3, recently conducted a field observation in Nepo Tourism Village, Balocci District, Barru Regency. The activity was carried out as part of the Digital Tourism course taught by Dr. Dirk Rukka Sandarupa, aiming to apply digital concepts, strategies, and technologies in the development and marketing of tourism destinations.
The program was implemented through a strategic collaboration with, a digital tourism platform that serves as a partner in fostering technology-based tourism ecosystems. Through this collaboration, students gained hands-on experience in applying classroom knowledge to real-world tourism development initiatives.
Nepo Village possesses remarkable tourism potential, featuring lush green hills, crystal-clear rivers, and a strong sense of local wisdom that remains deeply rooted within the community. These natural and cultural assets provide a solid foundation for the development of a sustainable tourism village that combines authentic experiences with modern digital promotion and management.
The primary focus of the project was to assist local stakeholders in promoting and registering Nepo Tourism Village on the Pigi Trip platform. By integrating the destination into the application, tourists can easily access information, explore attractions, and even make travel reservations online. This initiative is expected to increase the village’s visibility, accessibility, and market reach among domestic and international visitors.
In addition to digital promotion, the student team conducted tourism attraction mapping, assessed the village’s digital readiness, and collected high-quality visual and narrative content to ensure that Nepo Village’s profile on the platform is both engaging and informative for potential visitors.
The main objectives of the field observation activity were:
1. Potential Identification and Content Collection
To identify and document the natural, cultural, and social tourism assets of Nepo Village and transform them into attractive digital promotional content.
2. Digital Platform Publication
To assist local communities in promoting and uploading tourism packages and destination profiles to the Pigi Trip platform, making tourism information more accessible to visitors.
3. Technology Readiness Assesment
To evaluate the condition of technological infrastructure, communication networks, and the community’s capacity to utilize digital tools for tourism development.
4. Marketing Strategy Development
To design targeted digital marketing strategies that improve the visibility and attractiveness of Nepo Village through digital platforms and supporting media.
5. Community Empowerment
To enhance community awareness regarding the importance of digital presence and provide guidance on managing destination information within digital applications.
The activity was carried out by the following students from the Undergraduate Tourism Study Program at Hasanuddin University:
A. Muh. Aydin Affan Putera Vermady, Ayulia Lestari, Bryan Rifhaldi Arfah, Emha Dihan, Husnul Khatimah, Jovana Angiline Cameron E, Maria Fransisca Veni Wijaya, Muh. Ikram Al Rasyid, Novia Maria Dorkas, Rifal Saputra, Sovia Salza Bila, Ulan Sari
Through this initiative, the student team successfully developed a comprehensive tourism profile of Nepo Village, gathered promotional materials, and facilitated the publication of the destination on the Pigi Trip platform. Information regarding the village’s natural attractions, tourism activities, and available facilities can now be accessed quickly and conveniently through digital devices.
The integration of Nepo Tourism Village into a digital platform serves as an important bridge connecting local tourism potential with broader markets. This effort is expected to increase tourist arrivals, expand market exposure, and contribute to the sustainable economic development of the local community.
According to Dr. Dirk Rukka Sandarupa, S.S., M.Hum., the project represents a practical application of academic learning that connects higher education with community needs. By utilizing digital technology, students not only gain valuable professional experience but also contribute directly to enhancing the competitiveness of local tourism destinations in the digital era.
This initiative demonstrates the commitment of Hasanuddin University’s Tourism Study Program to fostering innovation and producing solutions that support sustainable tourism development. In today’s tourism industry, success depends not only on the beauty of a destination but also on how effectively it is packaged, promoted, and made accessible through digital technology










