Mahasiswa KKN Tematik Universitas Hasanuddin Gelar Sosialisasi Sadar Potensi Wisata di Kelurahan Nonongan Utara
oleh Dirk Sandarupa
Toraja Utara – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin Posko Kelurahan Nonongan Utara menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Sadar Potensi Wisata di Kantor Kelurahan Nonongan Utara, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara, pada Senin (3/8). Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi wisata lokal sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.
Sosialisasi ini dirancang untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai konsep Sadar Wisata, pentingnya mengenali dan mengembangkan potensi wisata daerah, manfaat sektor pariwisata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta peran strategis masyarakat dalam mewujudkan destinasi wisata yang berkualitas melalui penerapan prinsip Sapta Pesona.
Dalam pemaparannya, mahasiswa KKN menjelaskan bahwa pengembangan sektor pariwisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga harus mampu menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, aman, dan nyaman. Selain itu, penguatan sistem administrasi berbasis digital serta optimalisasi potensi wisata lokal menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan pariwisata yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Materi yang disampaikan merupakan hasil observasi lapangan dan diskusi bersama masyarakat selama pelaksanaan KKN. Berdasarkan hasil identifikasi tersebut, Kelurahan Nonongan Utara memiliki berbagai potensi yang layak dikembangkan, mulai dari wisata alam yang masih asri, kekayaan budaya Toraja, nilai historis Tongkonan, hingga beragam produk unggulan masyarakat yang berpotensi menjadi daya tarik wisata berbasis kearifan lokal.
Kegiatan ini dihadiri oleh pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, pelaku usaha, kelompok pemuda, serta warga setempat. Selama sosialisasi berlangsung, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, keamanan, ketertiban, kenyamanan, dan keramahan dalam menyambut wisatawan sebagai implementasi nilai-nilai Sapta Pesona. Di samping itu, masyarakat juga diajak melihat peluang ekonomi yang dapat berkembang melalui sektor pariwisata, seperti pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kerajinan tangan, kuliner khas daerah, hingga jasa pemandu wisata.
Diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang cukup tinggi. Berbagai masukan dan pandangan masyarakat menjadi bagian penting dalam merumuskan langkah-langkah pengembangan potensi wisata yang sesuai dengan karakteristik Kelurahan Nonongan Utara. Pendekatan partisipatif ini diharapkan dapat memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap potensi daerah sekaligus mendorong kolaborasi dalam menjaga dan melestarikannya.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa keberhasilan pembangunan pariwisata tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan, melestarikan budaya lokal, memberikan pelayanan yang ramah kepada wisatawan, serta mempromosikan potensi daerah merupakan fondasi utama dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Program Sosialisasi Sadar Potensi Wisata ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata Mahasiswa KKN Tematik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat. Diharapkan kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat masyarakat untuk terus menggali, menjaga, dan mengembangkan potensi wisata yang dimiliki sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, membuka peluang ekonomi baru, serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kelurahan Nonongan Utara.
=======-
Hasanuddin University KKN Students Conduct Tourism Awareness Socialization in Nonongan Utara Village
by Dirk Sandarupa
North Toraja – Students participating in the Thematic Community Service Program (KKN) Batch 116 from Hasanuddin University, assigned to the Nonongan Utara Village post, organized a Tourism Awareness Socialization Program at the Nonongan Utara Village Office, Sopai District, North Toraja Regency, on Monday (August 3). The activity was one of the group’s flagship community programs, aiming to increase public awareness of local tourism potential while encouraging active community participation in developing sustainable tourism.
The socialization program was designed to enhance the community’s understanding of the concept of Tourism Awareness (Sadar Wisata), encourage the identification and development of local tourism assets, explain the socio-economic benefits of tourism, and emphasize the strategic role of local communities in creating quality tourist destinations through the implementation of the Sapta Pesona (Seven Charms of Tourism) principles.
During the session, the KKN students explained that tourism development should not merely focus on increasing visitor numbers, but also on creating a clean, organized, safe, and comfortable environment. They also highlighted the importance of strengthening digital administrative systems and optimizing local tourism resources as key components of a modern and sustainable tourism strategy.
The presentation was based on field observations and discussions conducted with local residents during the KKN program. From these findings, the students identified numerous tourism assets in Nonongan Utara Village, including its pristine natural landscapes, rich Torajan cultural heritage, the historical significance of Tongkonan traditional houses, and a variety of community-based products with strong potential to become distinctive tourism attractions.
The event was attended by village government officials, community leaders, local entrepreneurs, youth organizations, and residents. Participants received information on the importance of maintaining environmental cleanliness, safety, orderliness, comfort, and hospitality as essential elements of the Sapta Pesona principles. They were also introduced to economic opportunities that tourism could generate, including the development of micro, small, and medium enterprises (MSMEs), traditional handicrafts, local culinary products, and community-based tourism services.
The discussion was highly interactive, with participants actively sharing ideas and aspirations regarding the future of tourism in Nonongan Utara. This participatory approach is expected to strengthen the community’s sense of ownership toward local tourism resources while fostering collaborative efforts to preserve and promote them.
Through this initiative, the community is expected to recognize that successful tourism development is not solely the responsibility of the government. Rather, it requires the active participation of all stakeholders. Protecting the environment, preserving local cultural heritage, providing excellent hospitality to visitors, and actively promoting regional attractions are fundamental steps toward building a sustainable and competitive tourism destination.
The Tourism Awareness Socialization Program reflects the commitment of Hasanuddin University’s Thematic KKN Batch 116 to strengthening collaboration among universities, local governments, and communities. It is hoped that this initiative will inspire residents to continue exploring, preserving, and developing their tourism potential, ultimately increasing tourist arrivals, creating new economic opportunities, and improving the welfare of the people of Nonongan Utara Village, Sopai District, North Toraja Regency.










