LEFT OVER BANQUET HOTEL
“Pak, apa benar di hotel Bintang 5, makanan sisa banquet atau buffet itu dibuang?”
Pada jaman saya masih training, memang demikian, agar kualitas makanan selalu prima. Dampaknya, daripada makanan sisa atau left over tsb dibuang, ditarik ke kantin / EDR (Employee Dinning Room – red), utk pegawai. Hal ini dikarenakan perhitungan banquet-nya sudah terbayar oleh client. Pastinya, tidak mengurangi perolehan keuntungan atas acara banquet tsb.
Perjalanan selanjutnya, pada waktu saya jadi GM. Banyak client yg punya acara minta diplastikan untuk dibawa pulang semua left over tsb. Sampai sekarang!
Manajemen buffet breakfast, lunch dan dinner mengalami perubahan strategi juga. Dulu, estimasi berdasarkan berapa jumlah tamu ditambah 10%, sekarang malah dikurangi 10%, tapi stand by untuk masak tambahan apabila makanan akan habis. Sehingga, tingkat perhitungannya lebih presisi.
Juga, adanya inovasi para Chef yg bisa mendaur-ulang menjadi makanan yg berkualitas dan tetap higenis. Contoh, roti rawar bisa menjadi kue caramel yang enak banget. Kalau toh masih ada left over, biasanya HOD makan di buffet sebelum closed.
Lah, kalau HOD-nya malah makan di jam makan tamu, Pak?
Ya, anggap saja dia sedang lapar banget. Kasihan, mungkin dia anak kos.
Hehe.










