Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira
Berita  

KUDETA DALAM PERSEPSI BISNIS

SERIAL MANJEMEN BISNIS

KUDETA DALAM PERSEPSI BISNIS
“Pak, apakah perusahaan bisa dikudeta seperti Partai?”

Kudeta berasal dari bahasa Prancis: coup d’État. Artinya, merobohkan legitimasi. Ia merupakan tindakan pembalikan kekuasaan terhadap seseorang yang berwenang dengan cara ilegal dan sering kali bersifat brutal atau inkonstitusional.

Terdapat empat konstelasi kewenangan dalam sebuah perusahaan: Ownership, Dewan Komisaris, Dewan Direksi dan Manajemen/Operator. Kesemuanya bisa dikudeta dengan mudah.

Ownership (Kepemilikan). Dulu, Anda memiliki 100% saham bersama keluarga. Anda terjerat hutang menggunung. Lantas, Anda dipermasalahkan. Hasil akhir menunjukkan bahwa Anda harus melepas saham Anda lebih dari 50%. Anda terkudeta gegara hutang.

Dewan Komisaris dan Dewan Direksi paling rawan dikudeta oleh owner sendiri. Karena itu, rumus untuk menjadi Komisaris dan Direksi harus disukai oleh Owner. Contoh simpel: Owner Anda seorang yang tajir. Anda tetap aman walau kinerja jeblok selama ia menyukai Anda. Namun, pada suatu saat, ia tahu bahwa Anda jatuh cinta pada orang yang juga ia cintai. Walhasil, jabatan Anda diputus. Anda terkudeta gegara cinta.

Manajemen atau Operator lebih miris lagi. Pastinya, mereka selalu dikudeta kapanpun oleh Direksi maupun Owner gegara kurang setoran.

 

TIM