ISBN Resmi Terbit! Buku Filsafat Permesinan Kapal Niaga: Kepedulian Lingkungan Laut yang Berkelanjutan Siap Menjadi Referensi Maritim Indonesia
oleh Dirk Sandarupa
Makassar, 6 Juli 2026 — Kabar membanggakan datang dari dunia akademik dan penerbitan Indonesia. Buku berjudul Filsafat Permesinan Kapal Niaga: Kepedulian Lingkungan Laut yang Berkelanjutan karya Dr. Ir. Muh. Ivan, S.Si.T., M.Si., M.Mar.E., Dr. Dirk Sandarupa, M.Hum., MCE., dan Ratna Sari, S.Pi., M.Si. secara resmi telah memperoleh ISBN 978-634-7645-49-4 pada tanggal 6 Juli 2026. Terbitnya ISBN ini menjadi tonggak penting yang menandai pengakuan resmi atas karya ilmiah tersebut sekaligus membuka jalan bagi penyebarluasan buku sebagai referensi akademik di tingkat nasional maupun internasional. Buku ini hadir sebagai kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu kemaritiman Indonesia dengan menawarkan perspektif yang mengintegrasikan filsafat, teknologi permesinan kapal niaga, etika profesi, keselamatan pelayaran, serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan laut. Ketiga penulis meyakini bahwa kemajuan industri maritim tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh cara berpikir yang bijaksana dalam mengelola sumber daya laut secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Menurut Dr. Ir. Muh. Ivan, S.Si.T., M.Si., M.Mar.E., buku ini disusun untuk menjawab kebutuhan akan literatur yang tidak hanya membahas aspek teknis permesinan kapal, tetapi juga menanamkan nilai-nilai filosofis, etika, dan profesionalisme kepada mahasiswa, taruna, dosen, peneliti, maupun praktisi kemaritiman. Ia berharap buku ini dapat menjadi referensi yang mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia maritim Indonesia dalam menghadapi tantangan global. Sementara itu, Dr. Dirk Sandarupa, M.Hum., MCE. menjelaskan bahwa pendekatan filsafat dalam buku ini memperlihatkan bagaimana teknologi, budaya, kemanusiaan, dan lingkungan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Menurutnya, laut bukan hanya ruang ekonomi dan jalur perdagangan dunia, tetapi juga ruang kehidupan yang harus dihormati dan dijaga keberlanjutannya oleh seluruh pemangku kepentingan. Di sisi lain, Ratna Sari, S.Pi., M.Si. menegaskan bahwa isu konservasi lingkungan laut harus menjadi bagian integral dalam setiap aktivitas pelayaran dan industri perkapalan. Ia berharap buku ini dapat meningkatkan kesadaran generasi muda untuk membangun sektor maritim yang modern, produktif, dan tetap mengedepankan prinsip-prinsip keberlanjutan lingkungan.
Terbitnya ISBN ini menjadi motivasi bagi para penulis untuk terus berkarya dan menghasilkan publikasi ilmiah yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, penelitian, serta pengembangan industri maritim Indonesia. Buku ini diharapkan dapat digunakan sebagai referensi di perguruan tinggi, sekolah vokasi kemaritiman, lembaga pelatihan pelayaran, institusi penelitian, maupun kalangan profesional yang bergerak di bidang perkapalan dan kemaritiman. Dengan menggabungkan perspektif teknik, filsafat, lingkungan, dan kemanusiaan, buku ini menawarkan pendekatan yang lebih komprehensif terhadap pembangunan sektor maritim yang berkelanjutan.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, seluruh penulis menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada CV. Cahaya Bintang Cemerlang atas dedikasi, profesionalisme, dan komitmennya dalam mendampingi seluruh proses penerbitan hingga buku ini resmi memperoleh ISBN. Ucapan penghargaan secara khusus disampaikan kepada Bapak Muhammad Yunus, yang dengan penuh ketelitian dan semangat telah memberikan pendampingan mulai dari proses penyuntingan naskah, tata letak, desain, hingga tahap akhir penerbitan. Dukungan beliau beserta seluruh tim penerbit menjadi bagian penting dari terwujudnya buku ini. Semoga kolaborasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut dalam menghasilkan karya-karya ilmiah berkualitas yang mampu memperkaya khazanah literasi Indonesia, memperkuat pendidikan tinggi, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang kemaritiman. Dengan resmi terbitnya ISBN 978-634-7645-49-4 pada 6 Juli 2026, buku Filsafat Permesinan Kapal Niaga: Kepedulian Lingkungan Laut yang Berkelanjutan diharapkan menjadi salah satu referensi penting yang menginspirasi lahirnya generasi maritim Indonesia yang unggul, berintegritas, berwawasan lingkungan, dan mampu bersaing di tingkat global.
======-
Berita Terkait
THE BUDGETING – Kesalahan Fatal dalam Budgeting dan Dampaknya terhadap Kinerja Hotel Dalam praktik manajemen hotel, penyusunan anggaran (budgeting) merupakan salah satu instrumen strategis yang berfungsi mengarahkan organisasi menuju pencapaian tujuan keuangan dan operasional. Namun demikian, banyak organisasi gagal memperoleh manfaat optimal dari budgeting karena melakukan berbagai kesalahan mendasar dalam proses perencanaan, implementasi, dan pengendaliannya. Kesalahan-kesalahan tersebut dapat mengurangi efektivitas budget sebagai alat manajemen dan berdampak negatif terhadap kinerja perusahaan. Salah satu kesalahan yang paling sering terjadi adalah menjadikan budget hanya sebagai formalitas administratif untuk memenuhi kebutuhan pelaporan atau persyaratan organisasi. Dalam kondisi ini, budget disusun setiap tahun tetapi tidak digunakan secara aktif sebagai dasar pengambilan keputusan. Akibatnya, berbagai keputusan strategis dan operasional dilakukan tanpa mempertimbangkan target serta asumsi yang telah ditetapkan dalam anggaran. Kesalahan lainnya adalah terlalu berfokus pada pengendalian biaya (cost control) tanpa memperhatikan penciptaan nilai (value creation). Pendekatan yang hanya berorientasi pada pengurangan biaya dapat menghambat inovasi, menurunkan kualitas layanan, serta mengurangi kemampuan hotel dalam menciptakan pengalaman tamu yang unggul. Selain itu, kegagalan melibatkan departemen terkait dalam proses budgeting sering kali menyebabkan rendahnya komitmen terhadap pencapaian target yang telah ditetapkan. Budget juga akan kehilangan relevansinya apabila tidak diperbarui secara berkala sesuai dengan perubahan kondisi bisnis. Lingkungan bisnis yang dinamis menuntut organisasi untuk melakukan evaluasi dan penyesuaian anggaran secara berkelanjutan agar tetap selaras dengan kondisi pasar dan kebutuhan operasional. Bagi seorang General Manager, kesalahan terbesar dalam budgeting bukanlah membuat anggaran yang kurang sempurna, melainkan menyusun budget yang baik tetapi tidak digunakan dalam pengelolaan bisnis sehari-hari. Oleh karena itu, budget harus menjadi alat manajemen yang hidup, digunakan secara aktif dalam pengambilan keputusan, evaluasi kinerja, serta pengendalian organisasi untuk mencapai tujuan jangka panjang secara efektif dan berkelanjutan. ======== Fatal Budgeting Mistakes and Their Impact on Hotel Performance In hotel management practice, budgeting serves as a strategic instrument that guides organizations toward achieving their financial and operational objectives. However, many organizations fail to realize the full benefits of budgeting because of fundamental mistakes in the planning, implementation, and control processes. These mistakes reduce the effectiveness of budgeting as a management tool and can negatively affect overall organizational performance. One of the most common mistakes is treating the budget merely as an administrative formality designed to satisfy reporting requirements or organizational procedures. In such situations, budgets are prepared annually but are not actively used as a basis for decision-making. Consequently, strategic and operational decisions are often made without considering the targets and assumptions established within the budget. Another significant mistake is focusing excessively on cost control while neglecting value creation. A budgeting approach that concentrates solely on reducing expenses may hinder innovation, lower service quality, and weaken the hotel’s ability to create superior guest experiences. Furthermore, failing to involve operational departments in the budgeting process often results in low commitment and limited ownership of financial targets across the organization. Budgets also lose their effectiveness when they are not updated regularly to reflect changing business conditions. In a dynamic business environment, organizations must continuously review and adjust financial projections to ensure alignment with market developments and operational realities. For a General Manager, the greatest budgeting failure is not creating an imperfect budget, but rather developing a well-prepared budget that is never utilized in daily business management. Therefore, budgeting should function as a living management tool that actively supports decision-making, performance evaluation, and organizational control. When used effectively, budgeting becomes a strategic mechanism that helps hotels achieve sustainable growth, operational excellence, and long-term profitability.