Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira
Berita  

ESSAY: Perlukah Metal Detector di Hotel?

Essay Pariwisata

ESSAY: Perlukah Metal Detector di Hotel?

“Pak, apakah perlu hotel bintang lima memasang metal detector standard airport dan pengamanan K9 di depan lobby utk memberikan pengamanan maksimal kepada para tamu?”

Jujur, saya sempat berdebat serius perihal ini dengan mantan direktur salah satu Makapai yang direkrut sbg konsultan hotel. Argumentasi saya sebagai orang lapangan, hal ini malah menciptakan kecurigaan pada tamu. Bahkan, menakutkan mereka. Atau, paling tidak, disebut lebay. Berlebihan.

Standard VVIP hanya pantas dilakukan apabila menyambut tamu selevel Presiden, Perdana Menteri dan Raja negara sahabat. Tentunya, berikut protokol kenegaraan. Termasuk penempatan contra sniper dan mobil rantis anti peluru.

Memang, bagi sebagian orang Indonesia, pemandangan di lobby seperti itu merupakan kebanggaan tersendiri. Mereka merasa diperlakukan seperti memasuki kawasan steril. Merasa bangga dirinya menjadi bagian dari VVIP.

Tapi bagi pasar hotel bintang lima, hotel yg diharapkan customer cukup dipasang pintu dan stick metal detektor. Tamu lebih paham dengan protokol sederha itu. Mereka tidak ingin ribet dan diribetin dengan service berlebihan. Bahkan, mereka bisa berkomentar bahwa hotelnya tidak aman, karena selalu dijaga dengan standard tinggi.

Inget, orang kaya mah bebas.
Hehe.