ESSAY: GELAR AKADEMIK
“Pak, perlukah gelar akademi dicantumkan dalam name card atau di medsos bagi seorang hotelier? Saya lihat di Linkedin ini banyak yang menampilkan gelar akademi, seperti: Ir, S.Pd, SE, MM, MBA, MSi, DR dll., serta gelar setifikasi seperti: CHA, CHGM, CPA, CIA, CMA, CPMA, CISA, CFA, CFP ?”
Mas, namanya gelar itu kebanggan individual sifatnya. Sah-sah saja menuliskan semua gelar akademis & profesional di kartu nama dan medsos hingga penuh dgn semua gelar tsb.
Pertanyaannya adalah untuk apa ?
Mau dibuat CV? Monggo.
Mau dipakai tool marketing? Silahkan.
Tapi, normative-nya kalau di hotel seperti apa, Pak?
Ingat, hotelier itu BABU BERDASI. Jangankan pakai gelar, mereka yang melakukan guest contact dilarang bawa HP. Kuatir kalau HP-nya lbh mahal dp HP tamu. Krn itulah, hotelier tidak pernah mencantumkan gelar apapun.
Catat, apapun jabatan hotelier terhadap tamu, termasuk Direksi & Komisaris, tugasnya menghormati, bukan dihormati. Beda kalau dia jadi dosen, begitu masuk kampus, semua gelarnya wajib disandang.
Ilmu pamungkasnya orang hotel, ya GCG itu. Karena GCG lah yang mengaudit kinerja GM, Dewan Direksi, Dewan Komisaris dan Para Pemegang Saham. Kebayangkan, Anda menilai kinerja Owner? Bukan cuma harus berilmu tapi juga harus bernyali.
Hehe.










