ESSAY: BANYU LANGIT
“… Ademe gunung Merapi Purbo. Melu krungu swaramu ngomongke opo …”
Lagu Didi Kempot berjudul BANYU LANGIT ini terasa lebih ambyar taktala JODILEE WARWICK yg menyanyikannya.
Ada secuil uniqueness dalam bahasa Marketing, muncul dari video clip gadis berdarah Canada ini. Ia terkesan total menjiwai kata “ngalem” yang menjadi subjek dalam sebuah produk diwaktu melantunkan syair “ngalemo, ngalem ning dodoku.”
Baginya, mungkin hanya menyanyikan sebuah tembang Jawa biasa. Namun disisi lain, karisma seorang puteri keraton Jawa hadir pada sosoknya disaat ia melantunkannya. Pesonanya telah menghepnosis 8,5 juta penikmat video clip-nya.
Memang, musik dan olah-raga merupakan media paling handal utk menyatukan persahabatan global tanpa sekatan kepentingan nasionalime ataupun keyakian. Karena itu, para pemilik produk lebih suka mensponsori acara musik dan olah raga daripada acara lainnya.
Apa ada yg lebih advance dalam memenangkan pertempuran di pasar?
Ada. Itulah personal branding. Jati diri Anda yg menjadi jaminan dari sebuah produk. Karena itu, yakin dan ikhlaslah sebagai subjek yang tergadaikan di sebuah lingkaran bisnis. Sehingga, pasar pun akan ngalem di dada Anda. Meski tdk ditahu, pada yg sebelah kiri atau kanan.
TIM










