Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira Eka Wira
Berita  

Dongeng Pariwisata: Menghadapi Pelamar Oon

Dongeng Pariwisata: Menghadapi Pelamar Oon

“Pak, bgm menghadapi pelamar yg nampak oon?”

Saya blm pernah nemuin pelamar oon, krn HRD screening-nya kuat. Tapi pernah kejadian, ada titipan Boss utk level manajer.

Mekanismenya dibalik. Dari saya sbg GM, turun disposisi ke HRD. Orangnya cukup oon utk level manajer. Selama 3 bln probation, eh, ternyata dia memang agak oon. Dalam meeting, ia bahkan cenderung diam kalau tidak saya sendiri yang tanya.

Segi positifnya, ia ulet dan gak pernah mengeluh. Uniknya, semenjak dipegang dia, hampir tidak ada masalah berarti di Departemennya. Malah guyub dg semua staff-nya. Akhirnya, saya angkat jadi manajer.

Jangan pernah memandang rendah pada seseorang yg Anda anggap oon. Ada titik dimana dia hebat.
Itu yg saya yakini.
Sehebat manusia, ada titik lemahnya.
Selemah manusia, ada titik hebatnya.
Ajaran Timur menyebutnya: Yin dan Yang.

Orang inilah yg mengilhami saya utk membuat teori huruf T terbalik. Dg urutan dari bawah ke atas: pintar, rajin, untung, ikhlas dan Laduni.
Tak ada orang bodoh dlm teori saya. Bahkan, saya tempatkan org pintar di level paling bawah. Celakanya, saat ini byk org pintar. Juga, byk yg ngaku pintar.

Belakangan, saya baru tahu, semasa kecil dan remaja, ia hidup di panti yatim-piatu. Dia, termasuk orang beruntung.
Hehe.