DONGENG PARIWISATA: AK 47
Alkisah, prajurit bernama Mikhail terluka lengannya. Ia bersama komandannya meminta bantuan penduduk sekitar. Naas, malah tiga tentara musuh yang menyambutnya.
Senjata otomatis Sang Komandan menyalak, dua tentara Nazi terjungkal. Pada saat mau menembak yang ketiga, senjata macet. Dan, tertembaklah dada Sang Komandan. Lantas, dor, pistol Mikhail menghabisi nyawa tentara Nazi yang ketiga.
Dalam perjalanan ke markas, ia bongkar senjata otomatis komandannya. Mikhail yang pernah bekerja di bengkel kereta api itu menyimpulkan: peluru macet karena senjata kemasukan air.
Cidera lengan membuatnya tidak boleh bertempur. Ia berpikir bahwa negara membutuhkan senjata handal. Berbagai ikhtiar ia jalani. Hingga pada satu titik. ia memenangi perlombaan inovasi senjata. Prototype senjata miliknya bisa mengalahkan senjata pabrikan karena tetap presisi walau dicelupkan di air dan direndam di pasir.
Prototype tersebut diproduksi masal oleh negara. Dan, diberi nama AK-47, singkatan dari Avtomat Kalashnikova 1947. Hingga saat ini, senjata ini masih dipergunakan oleh para combatan dunia.
Moral story:
Kadang, produk unggulan terbangun dengan cara yang aneh. Ayo, kita cari keanehan positif untuk membangkitkan industri pariwisata kembali.
TIM










