BALANCE Pekan Ke-4 Bekali Mahasiswa Baru Unhas dengan Mitigasi Bencana, Anti Kekerasan, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
oleh Dirk Sandarupa
MAKASSAR — Program BALANCE Pekan Ke-4 Tahun 2026 kembali menjadi ruang pembelajaran dan pendampingan bagi mahasiswa baru Universitas Hasanuddin (Unhas). Kegiatan ini menghadirkan Dr. Dirk Sandarupa, M.Hum., MCE, dosen Program Studi Pariwisata Universitas Hasanuddin, sebagai instruktur, bersama Nabila Asri, mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unhas, sebagai mentor.
Pada pekan keempat, mahasiswa dibekali sejumlah materi yang dekat dengan kehidupan kampus dan penting dalam proses adaptasi sebagai mahasiswa baru, meliputi Mitigasi Bencana, Anti Kekerasan, Kesehatan Mental, serta Literasi Keuangan. Materi tersebut tidak hanya diarahkan pada pemahaman konsep, tetapi juga pada kesiapan mahasiswa menghadapi berbagai situasi nyata selama menjalani kehidupan perkuliahan.
Dalam materi Mitigasi Bencana, mahasiswa diajak memahami berbagai kemungkinan bencana, mulai dari bencana berskala besar maupun kecil hingga kondisi darurat yang dapat terjadi di sekitar lingkungan kampus. Penekanan diberikan pada pentingnya persiapan, kewaspadaan, kemampuan mengenali risiko, serta mengetahui tindakan yang tepat ketika menghadapi keadaan darurat.
Materi Anti Kekerasan membahas pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman dan saling menghargai, terutama dalam mencegah kekerasan seksual dan bullying/perundungan. Mahasiswa didorong untuk memahami batasan dalam berinteraksi, menghormati orang lain, tidak menjadi pelaku maupun membiarkan kekerasan terjadi, serta berani mencari bantuan melalui saluran yang tepat ketika menghadapi atau menyaksikan tindakan kekerasan.
Aspek kesehatan mental juga menjadi bagian penting dalam pembelajaran. Dengan pendekatan “Speak Up and Let It Go”, mahasiswa diajak untuk tidak memendam persoalan seorang diri. Speak up menekankan keberanian untuk menyampaikan masalah dan mencari dukungan yang tepat, sementara let it go diarahkan pada kemampuan melepaskan beban yang tidak perlu dipertahankan setelah masalah dihadapi secara sehat. Pendekatan ini diharapkan membantu mahasiswa membangun kemampuan adaptasi dan pengelolaan diri selama menghadapi dinamika kehidupan kampus.
Sementara itu, melalui materi Literasi Keuangan, mahasiswa diperkenalkan pada cara mengelola keuangan secara lebih bijaksana. Mahasiswa diarahkan untuk mampu membedakan kebutuhan dan keinginan, menyusun prioritas pengeluaran, mengatur uang bulanan, membangun kebiasaan menabung, serta menghindari pola konsumsi yang dapat mengganggu kestabilan keuangan selama masa studi.
Dr. Dirk Sandarupa menekankan bahwa proses menjadi mahasiswa tidak berhenti pada kemampuan memperoleh nilai akademik yang baik. Mahasiswa juga membutuhkan kedisiplinan, ketahanan diri, kemampuan beradaptasi, tanggung jawab, dan konsistensi agar dapat menjalani proses pendidikan tinggi secara berkelanjutan.
Melalui rangkaian BALANCE, mahasiswa baru mendapatkan pengarahan sejak awal agar mampu memahami kehidupan akademik sekaligus berbagai aspek yang akan mereka hadapi di lingkungan kampus. Program ini diharapkan membantu mahasiswa membangun fondasi yang kuat untuk belajar, berproses, dan bertumbuh secara konsisten selama empat tahun masa perkuliahan.
Dengan semangat “Belajar, Berproses, Bertumbuh Bersama,” BALANCE tidak sekadar menjadi kegiatan orientasi, tetapi menjadi bagian dari proses pembentukan mahasiswa baru Unhas yang lebih siap menghadapi perjalanan akademik maupun kehidupan sosial di perguruan tinggi.
BALANCE Pekan Ke-4 — Small Steps, Big Changes.
Bersama • Bertumbuh • Berdampak.
=======-
BALANCE Week 4 Equips New Hasanuddin University Students with Disaster Mitigation, Anti-Violence Awareness, Mental Health, and Financial Literacy
by Dirk Sandarupa
MAKASSAR — The BALANCE Week 4 Program 2026 continued as a learning and mentoring platform designed to support new students at Hasanuddin University (Unhas) in adapting to university life. The session featured Dr. Dirk Sandarupa, M.Hum., MCE, lecturer at the Tourism Study Program, Hasanuddin University, as the instructor, accompanied by Nabila Asri, a student from the Faculty of Economics and Business (FEB), Hasanuddin University, as the mentor.
During the fourth week, students explored four important areas: Disaster Mitigation, Anti-Violence Awareness, Mental Health, and Financial Literacy. The materials were designed not only to provide knowledge but also to develop practical awareness and readiness for situations students may encounter throughout their university experience.
In the Disaster Mitigation session, students learned about different types and scales of disasters, ranging from major emergencies to smaller incidents that may occur around the university environment. Particular emphasis was placed on preparedness, risk awareness, and understanding appropriate actions before, during, and after an emergency.
The Anti-Violence Awareness session focused particularly on sexual violence and bullying. Students were encouraged to understand personal boundaries, respect others, build a safe and supportive campus environment, and speak up or seek appropriate assistance when experiencing or witnessing violence.
Mental health was also highlighted as an essential part of students’ academic journeys. Through the approach of “Speak Up and Let It Go,” students were encouraged to communicate their concerns rather than carrying difficulties alone. Speak up emphasizes the courage to express problems and seek appropriate support, while let it go encourages students to release unnecessary emotional burdens after addressing challenges in a healthy and constructive manner.
The Financial Literacy session introduced students to practical ways of managing their finances responsibly. Topics included distinguishing between needs and wants, setting spending priorities, managing monthly allowances, developing saving habits, and making thoughtful financial decisions throughout their studies.
Dr. Dirk Sandarupa emphasized that university life is not solely about achieving strong academic results. Students also need to develop discipline, adaptability, responsibility, resilience, and consistency to successfully navigate their academic and personal development.
BALANCE therefore serves as an important platform for guiding new students from the beginning of their university journey. Through its series of learning and mentoring activities, the program aims to help students establish a strong foundation so that they can remain consistent in learning, developing, and progressing throughout their four years of study.
With the spirit of “Learning, Going Through the Process, and Growing Together,” BALANCE is more than an introductory activity. It represents a continuous effort to prepare new Hasanuddin University students to become more resilient, responsible, self-aware, and ready to face both academic and social challenges.
BALANCE Week 4 — Small Steps, Big Changes.
Together • Grow • Make an Impact










