ANGKRINGAN KEREN
Di Surabaya, pernah sebuah angkringan/warung viral bernama WAK KATIBIN. Pemiliknya bernama Pak Katibin. Pembeli dipersilahkan mengambil makanan apa saja. Pada waktu mau bayar, Pak Katibin yang menghitungnya. Caranya menghitungnya unik: ini ditambah ini sama dengan sekian, ditambah ini lagi sama dengan sekian, ditambah lagi ini sama dengan sekian.
Yang menjadi unik adalah nilai tambah-tambahannya itu ngacak. Dan selalu menurun hitungannya. Kalau diingatin, Pak hitungnanya salah kok ditambah makanan ini jadi malah menurun hitungannya? Dia selalu bilang hitungan saya gak pernah salah.
Sesampai di rumah, para pembeli kepo dan menghitungnya lagi. Benar, bahwa hitungannya dia salah. Pastinya lebih murah dari harga makanan yang seharusnya dibayar.
Ini jadi viral saat itu. Dan warungnya pun penuh terus. Bagi pembeli, bukan cuma sekedar mau makan atau take away. Para membeli menunggu moment lucu Pak Katibin menghitung makanan yang dibeli seperti cara Pak Habibi menghitung kecepatan pesawat terbang sewaktu ditanya mahasiswa.
Hitungan Pak Habibi setelah dicheck, benar. Ini yang bikin banyak warga indonesia menyebut Beliau Jenius. Tetapi saya memandang Wak Katibin dari sudut MARKETING GHOIB, dia adalah pedagang SUPER JENIUS, karena hanya dia dan Allah SWT yang tahu kebenaran hakikinya dalam hitungan berdagangnya. Bahwa caranya dia menghitung dengan ILMU KELIRUMOLOGI, itu tidak lebih dari sebuah Gimmick saja dalam seni Marketing.
Di daerah Anda, mungkin masih ada pedagang yang menggunakan pendekatan Marketing Ghoib seperti ini. Dan, coba perhatikan, biasanya mereka diberi panjang umur oleh Allah SWT. Rata-rata meninggalnya di usia senja namun masih tetap berdagang.










