🇮🇩 ¡Bienvenidos a España!
Mahasiswa Pariwisata Unhas Hadirkan Pengalaman Urban Tourism & MICE Spanyol
oleh Dirk Sandarupa
MAKASSAR — ¡Bienvenidos a España! atau “Selamat Datang di Spanyol!” menjadi semangat yang dibawa Grup 4 Mahasiswa S1 Pariwisata Universitas Hasanuddin Angkatan 2025 Kelas B dalam tugas “Promoting Urban Tourism & MICE Worldwide” pada mata kuliah Pariwisata Perkotaan dan MICE (Urban Tourism & MICE).
Di bawah arahan dosen Dr. Dirk Sandarupa, M.Hum., MCE, mahasiswa tidak hanya ditantang untuk memperkenalkan sebuah negara, tetapi juga memahami bagaimana potensi perkotaan, budaya, gastronomi, atraksi, transportasi, akomodasi, dan MICE dapat dikemas menjadi sebuah pengalaman serta produk pariwisata yang menarik.
Pembelajaran ini merupakan bagian dari rangkaian materi Urban Tourism & MICE yang sebelumnya membawa mahasiswa memahami konsep dasar Pariwisata Perkotaan dan MICE, kemudian “Promoting Urban Tourism & MICE in Makassar”, dilanjutkan dengan pembahasan Lorong Wisata sebagai Urban Tourism & Micro-MICE, hingga memperluas perspektif internasional melalui Table Top in South Korea. Tahapan tersebut kemudian bermuara pada tugas “Promoting Urban Tourism & MICE Worldwide.”
Membawa Suasana Spanyol ke Ruang Kelas
Grup 4 memilih Spain (Spanyol) sebagai destinasi yang dipromosikan. Presentasi dibuka dengan pengenalan Spanyol sebagai negara yang memiliki kekayaan budaya, sejarah, dan keberagaman, kemudian berkembang pada pembahasan identitas Spanyol, lanskap, festival, gastronomi, hingga potensi urban tourism.
Mahasiswa secara khusus mengangkat Madrid dan Barcelona sebagai contoh destinasi urban tourism. Madrid diperkenalkan melalui aktivitas seperti city walking tours, culinary and tapas tours, shopping and leisure, entertainment and nightlife, serta pengalaman menikmati kafe dan ruang publik. Barcelona menawarkan pengalaman berbeda melalui urban district exploration, culinary tours, shopping tourism, beach and waterfront activities, serta berbagai hiburan dan city events.
Berbagai ikon destinasi juga diperkenalkan, antara lain Royal Palace of Madrid, Prado Museum, Retiro Park, Sagrada Família, Park Güell, dan Gothic Quarter. Presentasi semakin kaya dengan pembahasan budaya dan kuliner Spanyol, seperti Flamenco, Paella, Tapas, Tortilla Española, dan Churros.
Dari Destinasi Menjadi Tourism Package
Hal menarik dari penampilan Grup 4 adalah upaya mahasiswa untuk tidak berhenti pada kegiatan memperkenalkan destinasi. Mereka membawa presentasi menuju pembahasan “MICE and Tourism Package”, sehingga pengetahuan mengenai Spanyol diarahkan menjadi suatu gagasan produk perjalanan yang dapat dipromosikan kepada wisatawan.
Mahasiswa juga mempertimbangkan unsur pendukung perjalanan, termasuk transportasi perkotaan seperti metro, bus, tourist bus, high-speed train (AVE), cable car dan funicular, serta pilihan akomodasi berupa hotel, hostel, vacation apartment, casa rural, paradores, dan camping.
Dengan demikian, mahasiswa belajar bahwa mempromosikan suatu negara tidak cukup hanya dengan menunjukkan tempat-tempat yang indah. Sebuah destinasi perlu dipahami sebagai satu kesatuan pengalaman yang menghubungkan attractions, accessibility, accommodation, activities, culture, gastronomy, urban experiences, dan MICE.
Grup 4 – Spain Raih Juara 1
Kegiatan ini turut menghadirkan praktisi pariwisata Dr. Sukur Oda, M.Hum. sebagai juri. Penilaian diberikan berdasarkan tiga aspek utama, yakni kreativitas, pemahaman materi, dan kekompakan kelompok.
Dari lima negara yang dipromosikan, hasil akhir menempatkan Grup 4 – Spain sebagai Juara 1, Grup 1 – Thailand sebagai Runner Up, Grup 2 – France sebagai Juara 3, Grup 3 – Japan sebagai Juara 4, dan Grup 5 – Germany sebagai Juara 5.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak sekadar mengetahui destinasi dunia dari buku atau slide presentasi. Mereka belajar membaca potensi sebuah kota, menyusun pengalaman wisata, membangun kreativitas, bekerja dalam kelompok, serta mengomunikasikan dan mempromosikan sebuah destinasi kepada calon wisatawan.
¡Bienvenidos a España! akhirnya bukan sekadar ucapan “Selamat Datang di Spanyol”, tetapi menjadi representasi bagaimana ruang kelas dapat membawa mahasiswa menjelajahi dunia melalui pembelajaran Urban Tourism & MICE.
“Different Countries, One Classroom, A More Connected World.”
=======-
🇬🇧 ¡Bienvenidos a España!
Hasanuddin University Tourism Students Bring the Spanish Urban Tourism & MICE Experience to the Classroom
by Dirk Sandarupa
MAKASSAR — ¡Bienvenidos a España! or “Welcome to Spain!” captured the spirit brought by Group 4 of Hasanuddin University Tourism students, Class of 2025, Class B, through their “Promoting Urban Tourism & MICE Worldwide” project in the Urban Tourism & MICE course.
Under the guidance of Dr. Dirk Sandarupa, M.Hum., MCE, students were challenged not merely to introduce a country, but to understand how urban attractions, culture, gastronomy, transportation, accommodation, and MICE can be integrated into an engaging tourism experience and product.
The project represented the culmination of a progressive learning journey. Students began with the fundamental concepts of Urban Tourism & MICE, continued with “Promoting Urban Tourism & MICE in Makassar,” explored Tourism Alleys as Urban Tourism & Micro-MICE, and broadened their international perspective through Table Top in South Korea, before moving into the final “Promoting Urban Tourism & MICE Worldwide” project.
Bringing Spain into the Classroom
Group 4 selected Spain as the destination they would promote. Their presentation introduced Spain as “A Country of Culture, History, and Diversity,” before exploring Spanish identity, landscapes, festivals, gastronomy, and urban tourism.
The students highlighted Madrid and Barcelona as examples of urban tourism destinations. Madrid was presented through experiences such as city walking tours, culinary and tapas tours, shopping and leisure, entertainment and nightlife, as well as cafés and public spaces. Barcelona offered another dimension through urban district exploration, culinary tours, shopping tourism, beach and waterfront activities, entertainment, and city events.
The presentation also featured major attractions including the Royal Palace of Madrid, Prado Museum, Retiro Park, Sagrada Família, Park Güell, and the Gothic Quarter. Spanish cultural and culinary experiences were represented through Flamenco, Paella, Tapas, Tortilla Española, and Churros.
Turning a Destination into a Tourism Package
One of the key elements of Group 4’s presentation was their effort to move beyond destination introduction by incorporating a “MICE and Tourism Package.” This encouraged students to transform their knowledge of Spain into a tourism product concept that could be promoted to potential visitors.
The students also considered supporting travel components, including metro systems, buses, tourist buses, high-speed trains (AVE), cable cars and funiculars, along with accommodation options ranging from hotels and hostels to vacation apartments, casa rural, paradores, and camping.
Through this approach, students learned that promoting a country is not simply about showcasing beautiful attractions. A destination experience involves connecting attractions, accessibility, accommodation, activities, culture, gastronomy, urban experiences, and MICE into a coherent tourism offering.
Group 4 – Spain Achieves First Place
The activity also featured tourism practitioner Dr. Sukur Oda, M.Hum. as a judge. The assessment focused on three main aspects: creativity, understanding of the subject matter, and teamwork.
Among the five participating groups, Group 4 – Spain achieved First Place, followed by Group 1 – Thailand as Runner-Up, Group 2 – France in Third Place, Group 3 – Japan in Fourth Place, and Group 5 – Germany in Fifth Place.
Through this project, students were encouraged to move beyond learning about international destinations from textbooks or presentation slides. They practiced identifying the potential of a city, designing tourism experiences, developing creativity, collaborating as a team, and communicating and promoting destinations to potential visitors.
In the end, ¡Bienvenidos a España! became more than simply “Welcome to Spain.” It represented how an Urban Tourism & MICE classroom can become a gateway for students to explore, understand, and creatively promote the world.
“Different Countries, One Classroom, A More Connected World.”










